Langkah kaki bergerak
Berbungalah walaupun nanti
Bernyanyilah suatu saat kita akan berjumpa
Satu dari semua yang mungkin dapat
Berjalan kembali
Saatnya.... saatnya....
Terbang... tanpa arah...
Teruskan kembali nafas kita
Tak akan mungkin angin ramah memanggil
Mungkin kita akan berlari
Terbang...
Terbang... tanpa arah...
Teruskan kembali nafas kita
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=60:langit-terbuka-luas-mengapa-tidak-pikiranku-pikiranmu-&catid=38:utopia&Itemid=58
Senin, 10 Juni 2013
LABIRIN
Buta sudah rasa dimana
Telah lelah kita percaya
Pergi semua sakit sakit jauh dari sini
Pikir sihir membakar puas
Membakar puas...
Iblis perang hancurkan sedih
Tubuh lelah terkurung gelap
Habis sudah rasa kemanusiaan
Hilang lenyap terkubur umur
Terkubur umur...
Biarkanlah mereka
Rasakan kenikmatan
Adakah ini akan berakhir
Ataukah ini adalah akhirnya
Adakah ini akan berakhir
Ataukah ini adalah akhirnya
Adalah akhirnya...
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=64:labirin-&catid=38:utopia&Itemid=58
Telah lelah kita percaya
Pergi semua sakit sakit jauh dari sini
Pikir sihir membakar puas
Membakar puas...
Iblis perang hancurkan sedih
Tubuh lelah terkurung gelap
Habis sudah rasa kemanusiaan
Hilang lenyap terkubur umur
Terkubur umur...
Biarkanlah mereka
Rasakan kenikmatan
Adakah ini akan berakhir
Ataukah ini adalah akhirnya
Adakah ini akan berakhir
Ataukah ini adalah akhirnya
Adalah akhirnya...
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=64:labirin-&catid=38:utopia&Itemid=58
DI BANGKU TAMAN
Cahaya lampu kuning tersamar
Tertutup lembut...
Menanti gerak kabut pagi
Tanpa awan, tanpa terang
Terduduk tenang di bangku taman
Setelah lelah nikmati malam
Mata terpejam...
Berbaur dengan rasa kantuk yang dalam
Adakah hari lain
Semua tak kan berubah
Haa..... haa..... haa.....
Siang saat debu menghantam muka
Yang penuh peluh dan luka
Oh Siang saat panas menghantam muka
Yang penuh peluh dan luka
Siang saat debu menghantam muka
Yang penuh peluh dan luka
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=59:di-bangku-taman-&catid=38:utopia&Itemid=58
Tertutup lembut...
Menanti gerak kabut pagi
Tanpa awan, tanpa terang
Terduduk tenang di bangku taman
Setelah lelah nikmati malam
Mata terpejam...
Berbaur dengan rasa kantuk yang dalam
Adakah hari lain
Semua tak kan berubah
Haa..... haa..... haa.....
Siang saat debu menghantam muka
Yang penuh peluh dan luka
Oh Siang saat panas menghantam muka
Yang penuh peluh dan luka
Siang saat debu menghantam muka
Yang penuh peluh dan luka
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=59:di-bangku-taman-&catid=38:utopia&Itemid=58
KACA
Berdiri menghadap kehancuran
Rasa takut itu tak kan pernah ada
Beribu bijak akan kudapat
Menjadikan diri sekuat istananya
Lihat negeri ini
Tak sanggup lagi berdiri
Semua jadi sangsi
Menumpu harap di sini
Tutup jejak saat kita jatuh
Ketakutan diserang dan lalu mati
Berkacalah tertutup hati sendiri
Lihat negeri ini
Tak sanggup lagi berdiri
Semua jadi sangsi
Menumpu harap di sini
Kembalikan hari ini
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=67:kaca-&catid=38:utopia&Itemid=58
Rasa takut itu tak kan pernah ada
Beribu bijak akan kudapat
Menjadikan diri sekuat istananya
Lihat negeri ini
Tak sanggup lagi berdiri
Semua jadi sangsi
Menumpu harap di sini
Tutup jejak saat kita jatuh
Ketakutan diserang dan lalu mati
Berkacalah tertutup hati sendiri
Lihat negeri ini
Tak sanggup lagi berdiri
Semua jadi sangsi
Menumpu harap di sini
Kembalikan hari ini
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=67:kaca-&catid=38:utopia&Itemid=58
COKLAT
Coklat menari bagai babi
Kejar penghuni...
Bijak berangkat masuk lumpur
Jadi lagi...
Aaa...
Hilang arah silap tujuan
Tarik ucapan
Coklat dimakan malah melawan
Pupus harapan
Aaa...
Coklat berlari... (kejar penghuni)
Coklat dimakan... (jadi tawanan)
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=52:coklat-&catid=37:pure-saturday&Itemid=58
Kejar penghuni...
Bijak berangkat masuk lumpur
Jadi lagi...
Aaa...
Hilang arah silap tujuan
Tarik ucapan
Coklat dimakan malah melawan
Pupus harapan
Aaa...
Coklat berlari... (kejar penghuni)
Coklat dimakan... (jadi tawanan)
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=52:coklat-&catid=37:pure-saturday&Itemid=58
KOSONG
Coba untuk ulangi apa yang terjadi
Harap 'kan datang lagi
Semua yang pernah terlalui
Bersama alam menempuh malam
Walau tak pernah ada kesempatan
Terjebak dalam jerat mengikat
Namun tekad nyatakan bebas
Temukan diri di dalam dunia
Tak terkira...
Semua mati dan menghilang
Terlalu pagi temukan arti
Jalan panjang semakin lapang
Hanya dahan kering yang terpanggang
Tak ada teman telah terpencar
Namun waktu terus berputar
Peduli apa terjadi
Terus berlari tak terhenti
Untuk raih harapan
Di dalam tangis atau tawa
Temukan diri di dalam dunia tak terkira
Tak berarti tak akan pasti
Terlalu gelap...pergilah pulang
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=56:kosong-&catid=37:pure-saturday&Itemid=58
Harap 'kan datang lagi
Semua yang pernah terlalui
Bersama alam menempuh malam
Walau tak pernah ada kesempatan
Terjebak dalam jerat mengikat
Namun tekad nyatakan bebas
Temukan diri di dalam dunia
Tak terkira...
Semua mati dan menghilang
Terlalu pagi temukan arti
Jalan panjang semakin lapang
Hanya dahan kering yang terpanggang
Tak ada teman telah terpencar
Namun waktu terus berputar
Peduli apa terjadi
Terus berlari tak terhenti
Untuk raih harapan
Di dalam tangis atau tawa
Temukan diri di dalam dunia tak terkira
Tak berarti tak akan pasti
Terlalu gelap...pergilah pulang
http://www.pure-saturday.com/s/index.php?option=com_content&view=article&id=56:kosong-&catid=37:pure-saturday&Itemid=58
Pastore Ingin Suatu Saat Nanti Bisa Berseragam AC Milan
Pastore menegaskan kerinduannya dengan Italia, pemain ini memang besar dan berkembang bersama klub Palermo, kemudian direkrut oleh PSG dengan harga yang cukup mahal, namun di musim keduanya bersama PSG, Pastore belum menunjukan kemampuan seperti yang apa ia tunjukan ketika masih membela Palermo.
“Aku sangat mencintai Italia, dan rindu untuk bisa kembali kesana, tapi saat ini aku ingin memenangkan sesuatu bersama PSG sebelum aku kembali,” ucapnya
Dia juga mengatakan bahwa rekan senegaranya yang bermain di Inter sering menghubunginya dan menanyakan dirinya kapan bisa bermain bersama di Inter, lalu dengan tegas ia mengatakan kalau dirinya hanya mau bermain di Milan.
“Zanetti dan Cambiasso sering menelponku, menanyakan kapan aku datang ke Inter, lalu aku jawab yang aku lihat hanya seragam merah dan hitam (AC Milan-red),” tegasnya
Lalu pemain Nasional Argentina ini menegaskan kalo suatu saat ia ingin berseragam AC Milan, namun bukan untuk saat ini.
“Cepat atau lambat aku akan mengenakan jersey AC Milan, aku sangat yakin akan hal itu,” ucapnya
“Aku mengatakan akan kembali ke Italia suatu saat, saat ini aku senang bermain di PSG, respect untuk mereka,” tambahya
Menurutnya dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan Galliani dan Braida dan sering makan siang bersama ketika masih di Italia, namun tempat pertemuan mereka masih dirahasiakan.
“Aku memiliki hubungan yang baik dengan Galliani dan Braida. Kami selalu makan siang bersama di sebuah tempat rahasia di kota Milan” tutupnya
http://www.infomilan1899.com/pastore-ingin-suatu-saat-nanti-bisa-berseragam-ac-milan/
Langganan:
Postingan (Atom)